MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
NAMA : MUCHSIN PURNOMO RAHMAN
KELAS : 1MA11
NPM : 14816536
KATA
PENGANTAR
Puji serta syukur saya haturkan kepada Tuhan
YME karena berkat nikmat dan karunia Nya, saya diberi kemudahan untuk dapat
menyelesaikan makalah yang saya susun berjudul “Letak Geografis Indonesia sebagai Modal Dasar Pembangunan” .
Makalah ini
saya tunjukan untuk mata kuliah Pendidikan
kewarganegaraan dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang
pentingnya letak geografis Indonesia sebagai modal dasar pembangunan. Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan dalam isi dan kajian
makalah ini, penulis sangat membuka diri
untuk menerima saran dan kritikan yang bertujuan membangun susunan makalah ini
agar lebih baik lagi, semoga makalah ini dapat menjadi alat sebagai penunjang
bagi penulis dan pembaca untuk menambah wawasan.
Jakarta, 18 April 2017
Penyusun
Daftar Isi
Halaman judul………………………………………………………………………………...i
Kata Pengantar………………………………………………………......………….......……..ii
Daftar Isi…………..……………………………….………………......…...…………...........iii
Bab I Pembahasan...…………………………….…..………………..…......……..................1
1.1 Latar
Belakang…......…………............………………………...........………….........1
Bab II Pembahasan………..……………………………………………….......……….........2
2.1
Definisi tentang Letak Astronomis, geografis, Geologis
Indonesia...........……....…2
2.2
Letak Geografis Indonesia sebagai Modal Dasar Pembangunan..................................3
2.3 Letak Geografis Indonesia
sebagai Modal Dasar Pembangunan Sektor Pariwisata.....5
Bab III Penutup……………………...……………………………………….........……......15
3.1
Kesimpulan...….................………………………….…………………....………….15
Daftar Pustaka………...…………………………………………………………………….16
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar
Belakang
Posisi strategis Indonesia sangat menguntungkan karena dari segi
perekonomian Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan laut dan
dijuluki Negara maritim yang menjadikan sebagian masyarakatnya bermata
pencaharian sebagai nelayan. Selain Negara maritim, Indonesia juga merupakan
Negara agraris dengan tanah yang amat subur sehingga masyarakat pedesaan dapat
menjadi seorang petani. Termasuk
Kekayaan flora dan fauna yg menguntungkan bagi para peternak dan
pengembang biak.
Objek wisata
juga merupakan harta kekayaan Indonesia yang paling menguntungkan. Karena
keindahan panorama alam, musik dan kebudayaan yang beraneka ragam, kuliner khas
yang nikmat, keanekaragaman flora dan fauna, hingga penyambutan dan
pelayanan masyarakat pribumi yang sangat ramah, yang tentunya yg jarang sekali dimiliki oleh Negara lain, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan
asing untuk memilih Indonesia sebagai tujuan wisata, bahkan tujuan untuk
berinvestasi.
Namun sayang dibalik keindahan dan keuntungan Sumber daya
yang dimiliki, masalah utama Indonesia meliputi kerusakan lingkungan
fisik, kerusakan biotis, kerusakan sumber daya alam (SDA), bencana alam,
pengangguran, hingga kemiskinan dan sebagainya.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi tentang Letak Astronomis,
Geografis, Geologis Indonesia
Letak
astronomis adalah letak suatu tempat dilihat dari posisi garis lintang dan
garis bujur. Garis lintang merupakan garis imajiner yang membentang horisontal
melingkari bumi sedangkan garis bujur merupakan garis imajiner yang melingkari
bumi secara vertikal.
Garis
Lintang dan Bujur dibagi menjadi dua yaitu Garis Lintang Utara dan Garis
Lintang Selatan yang dibatasi oleh garis ekuator(khatulistiwa) dan Garis Bujur
Barat dan dan Bujur Timur yang dibatasi oleh Greenwich Mean Time.
Letak Astronomis Indonesia adalah 6o LU (Lintang Utara) - 11o LS (Lintang
Selatan) dan antara 95o BT (Bujur Timur) - 141o BT (Bujur Timur).
Jika
dilihat dari posisi astronomis Indonesia terletak di kawasan iklim tropis dan berada di
belahan timur bumi.
Indonesia
berada di kawasan tropis, hal ini membuat Indonesia selalu disinari matahari
sepanjang tahun. Di Indonesia hanya terjadi dua kali pergantian musim dalam
setahun yaitu musim kemarau dan hujan. Negara-negara yang memiliki iklim tropis
pada umumnya dilimpahi alam yang luar biasa. Curah hujan tinggi akan membuat
tanah menjadi sangat subur. Flora dan fauna juga sangat beraneka ragam yg
sangat bermanfaat untuk para peternak.
Sedangkan
pengaruh dari letak dilihat dari garis bujur, maka Indonesia memiliki perbedaan
waktu yang dibagi menjadi tida daerah waktu yaitu Indonesia bagian timur (WIT),
Indonesia bagian tengah (WITA) dan Indonesia bagian Barat (WIB).
Letak Geografis Indonesia
Letak geografis ditentukan berdasarkan posisi nyata dibanding posisi daerah lain. Indonesia terletak diantara Benua Asia dan Benua Australia, serta Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Posisi Indonesia sangat srategis dan penting dalam kaitannya dengan perekonomian. Indonesia berada persimpangan lalu lintas dunia.Letak geografis merupakan salah satu determinan yang menentukan masa depan dari suatu negara dalam melakukan hubungan internasional. Meski untuk sementara waktu diacuhkan, kondisi geografis suatu negara sangat menentukan peristiwa-peristiwa yang memiliki pengaruh secara global. Robert Kaplan menuturkan bahwa geografi secara luas akan menjadi determinan yang mempengaruhi berbagai peristiwa lebih dari pada yang pernah terjadi sebelumnya (Foreign Policy, May/June, 09).
Letak Geologis Indonesia
Letak geologis adalah letak suatu wilayah melihat keadaan geologinya. Berdasarkan keadaan geologinya, kepulauan di Indonesia dapat dikategorikan menjadi 3 daerah, yaitu :
1. Daerah dangkalan Sunda
2. Daerah dangkalan Sahul
3. Daerah antara dangkalan Sunda dan dangkalan Sahul
Indonesia bagian barat merupakan bagian dari Benua Asia, Indonesia bagian timur merupakan bagian dari Benua Australia, sedangkan Indonesia bagian tengah merupakan peralihan yang disebut daerah Wallace. Dilihat dari segi jalur pegunungan yang ada, kepulauan Indonesia terletak di antara dua rangkaian pegunungan muda. Pegunungan di Indonesia bagian barat merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Mediterania, sedangkan pegunungan Indonesia bagian timur merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Pasifik.
Akibat dari letak geologis Indonesia tersebut adalah:
1. Kepulauan Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif.
2. Laut di bagian Indonesia barat dan lndonesia timur dangkal, di Indonesia tengah lautnya dalam.
3. Indonesia menyimpan banyak barang tambang mineral
4. Wilayah Indonesta termasuk daerah yang labil dan sering mengalami gempa bumi tektonik dan vulkanik
5. Pegunungan di Indonesia merupakan rangkaian pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik
Letak Geografis Indonesia
Letak geografis ditentukan berdasarkan posisi nyata dibanding posisi daerah lain. Indonesia terletak diantara Benua Asia dan Benua Australia, serta Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Posisi Indonesia sangat srategis dan penting dalam kaitannya dengan perekonomian. Indonesia berada persimpangan lalu lintas dunia.Letak geografis merupakan salah satu determinan yang menentukan masa depan dari suatu negara dalam melakukan hubungan internasional. Meski untuk sementara waktu diacuhkan, kondisi geografis suatu negara sangat menentukan peristiwa-peristiwa yang memiliki pengaruh secara global. Robert Kaplan menuturkan bahwa geografi secara luas akan menjadi determinan yang mempengaruhi berbagai peristiwa lebih dari pada yang pernah terjadi sebelumnya (Foreign Policy, May/June, 09).
Letak Geologis Indonesia
Letak geologis adalah letak suatu wilayah melihat keadaan geologinya. Berdasarkan keadaan geologinya, kepulauan di Indonesia dapat dikategorikan menjadi 3 daerah, yaitu :
1. Daerah dangkalan Sunda
2. Daerah dangkalan Sahul
3. Daerah antara dangkalan Sunda dan dangkalan Sahul
Indonesia bagian barat merupakan bagian dari Benua Asia, Indonesia bagian timur merupakan bagian dari Benua Australia, sedangkan Indonesia bagian tengah merupakan peralihan yang disebut daerah Wallace. Dilihat dari segi jalur pegunungan yang ada, kepulauan Indonesia terletak di antara dua rangkaian pegunungan muda. Pegunungan di Indonesia bagian barat merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Mediterania, sedangkan pegunungan Indonesia bagian timur merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Pasifik.
Akibat dari letak geologis Indonesia tersebut adalah:
1. Kepulauan Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif.
2. Laut di bagian Indonesia barat dan lndonesia timur dangkal, di Indonesia tengah lautnya dalam.
3. Indonesia menyimpan banyak barang tambang mineral
4. Wilayah Indonesta termasuk daerah yang labil dan sering mengalami gempa bumi tektonik dan vulkanik
5. Pegunungan di Indonesia merupakan rangkaian pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik
2.2 Letak Geografis Indonesia
sebagai Modal Dasar Pembangunan
Letak
geografis Indonesia mempunyai pengaruh terhadap aspek ekonomi, aspek sosial,
dan aspek budaya.
a. Pengaruh
aspek ekonomi
Sebagai
bangsa yang hidup di wilayah persimpangan kegiatan perekonomian dunia, Indonesia
tentu akan terlibat dalam kegiatan tersebut juga. Keikut
sertaannya akan memberi dampak yang positif bagi negara dalam rangka
meningkatkan produktivitas ekonomi dan menambah sumber-sumber pembiayaan bagi
pembangunan nasional (Deposit Negara). Dengan
kemampuan menggali dan memanfaatkan kekayaan alam yang ada, Indonesia akan
banyak memiliki pilihan produk yang dapat dikembangnya sebagai komoditi
perdagangan, baik untuk pasar lokal maupun untuk pasar internasional.
b. Pengaruh
sosial
Letak
Indonesia berpengaruh juga terhadap bidang sosial. Letaknya yang strategis
memudahkan bangsa Indonesia berhubungan dengan bangsa-bangsa lain sehingga
proses interaksi sosial lebih mudah dan efisien.
c. Pengaruh
kebudayaan
Wilayah
Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau yang dipisahkan oleh selat dan laut
merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kondisi tersebut melahirkan
keanekaragaman bahasa, suku, agama, dan kebudayaan. Keragaman tersebut menjadi
kekhasan dan daya tarik tersendiri bagi pihak-pihak luar untuk ikut berpartisipasi dalam segala keanekaragaman budaya tersebut,
dan dari situ pula Indonesia memperkaya diri akan keanekaragamannya.
Keanekaragaman ini dapat menjadi sumber penerimaan andalan negara melalui
industri pariwisata.
Keadaan
geografis Indonesia dapat menjadi suatu kekuatan dan kesempatan bagi
perkembangan perekonomian kita, dan sebaliknya dapat menjadi kelemahan dan
ancaman bagi perekonomian kita. Jika sumber daya yang ada di setiap pulau hanya
dinikmati oleh sebagian masyarakat saja. Dampak positif dari letak geografis
Indonesia ini tentu sangat menguntungkan dalam pertumbuhan ekonomi terutama
jika dimanfaatkan sebagai lalu lintas perdagangan. Namun karena letak geografis
Indonesia yang strategis pula, sejak dulu Indonesia menjadi arena perebutan
pengaruh pihak asing. Demikian pula jika masih banyak pihak luar yang secara
ilegal mengambil kekayaan alam Indonesia di berbagai kepulauan, yang secara
geografis memang sulit untuk dilakukan pengawasan seperti biasa. Dengan
demikian dituntut koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengamankan
kepulauan Indonesia tersebut dari pihak-pihak yang tidak berhak mendapatkannya.
Indonesia
merupakan negara yang kaya akan bahan tambang dan seperti telah sejarah
buktikan, salah satu jenis tambang kita, yakni minyak bumi pernah menjadikan
negara Indonesia memperoleh dana pembangunan yang sangat besar, sehingga pada
saat itu target pertumbuhan ekonomi kita berani ditetapkan sebesar 7,5 % ( masa
Repelita II ). Meskipun saat ini minyak bumi tidak lagi menjadi primadona dan
andalan komoditi ekspor Indonesia, namun Indonesia masih banyak memiliki hasil
tambang yang dapat menggantikan peran minyak bumi sebagai salah satu sumber
devisa negara. Selain minyak bumi Indonesia juga memiliki hasil tambang lain
seperti biji besi, timah, tembaga, batu bara, gas bumi dan lain-lain.
2.3
Letak Geografis Indonesia sebagai Modal Dasar Pembangunan Sektor Pariwisata
Indonesia memiliki potensi untuk
menjadikan sektor pariwisata sebagai tulang punggung pembangunan nasional. Hal ini mengingat Indonesia memiliki beberapa keunikan, antara lain:
(a) keragaman dan keindahan alam
(b) keragaman suku dan adat istiadat
(c) keragaman seni dan hasil kerajinan rakyat, dan sebagainya.
(a) keragaman dan keindahan alam
(b) keragaman suku dan adat istiadat
(c) keragaman seni dan hasil kerajinan rakyat, dan sebagainya.
Sebagaimana dinyatakan oleh Departemen
Kebudayaan dan Pariwisata, Indonesia memiliki sumber daya yang dapat dijadikan
modal dasar pembangunan sektor pariwisata, yang terdiri dari:
a.
Luas wilayah dan letak strategis
Negeri ini merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan terletak di
lokasi yang strategis di garis khatulistiwa dengan jumlah pulau sekitar 17.408
pulau, dimana sekitar 60 % dari seluruh wilayah terdiri dari air dan selebihnya
berupa daratan. Bila dibandingkan luas wilayah Indonesia hampir sama dengan
luas seluruh benua Eropa atau luas Amerika Utara. Panjang rentang dari ujung
barat sampai ujung timur mencapai 5.100 km dan panjang dari utara ke selatan
sekitar 1.888 km. Letak geografis Indonesia berada diantara benua Asia dan
Australia serta lautan Pasifik dan Samudera Hindia, yang beriklim tropis basah
dengan penyinaran matahari sepanjang tahun.
b. Sumber Daya Alam
Wilayah Indonesia dengan
iklim tropisnya sepanjang tahun memiliki potensi kekayaan alam dan laut yang
belum sepenuhnya dieksplorasi.untuk kesejahteraan rakyat. Kekayaan, keragaman
dan keindahan alam baik di dasar lautan maupun di darat dapat menjadi daya
tarik tersendiri bagi para wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari manca Negara
yang dapat menjadi sumber utama pemasukan bagi Negara.
c.
Penduduk yang besar dan budaya yang beragam
Indonesia termasuk negara
berpenduduk terbesar di dunia selain China, India dan Amerika Serikat. Penduduk
Indonesia terdiri dari berbagai suku dengan budaya dan adat istiadat yang
beraneka ragam, seni budaya, sejarah yang berbeda dapat menjadi modal besar
bagi pengembangan kepariwisataan di Negara ini.
d.
Stabilitas Keamanan
Keamanan dan toleransi merupakan syarat
mutlak bagi tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata. Bangsa Indonesia yang
sebelumnya dikenal karena memiliki budaya tinggi, luhur, ramah, santun,
beradab, dan sangat toleran antar sesama, disadari atau tidak mulai berubah
menjadi bangsa yang mudah tersinggung, dan emosional. Dimulai dari kasus bom
bali, masyarakat Indonesia dipandang sebagai masyarakat teroris dan berbagai
pandangan negatif menghantui pola pikir masyarakat luar pada saat itu mengenai
sikap masyarakat Indonesia, Oleh karena itu marilah kita membangun kembali
citra negeri ini, mengembalikan kepercayaan dunia bahwa negeri ini memang
negeri yang beradab, berbudaya, santun dan toleran kepada semua umat manusia.
e. Komitmen politik dari pemerintah
Komitmen politik yang kuat dari
pemerintah untuk mempersatukan bangsa dan menjadikan sektor pariwisata sebagai
andalan dalam pembangunan ekonomi rakyat akan menjadi modal dasar bagi
pengembangan industri pariwisata.
f. Keberhasilan pembangunan
Keberhasilan pembangunan telah memberikan dampak positif dalam pembangunan dan pengembangan pariwisata di Indonesia. Dengan tunjangan Prasarana dan sarana yang semakin baik ,telah memberikan kemudahan dan citra positif bagi kepariwisataan Indonesia.
Keberhasilan pembangunan telah memberikan dampak positif dalam pembangunan dan pengembangan pariwisata di Indonesia. Dengan tunjangan Prasarana dan sarana yang semakin baik ,telah memberikan kemudahan dan citra positif bagi kepariwisataan Indonesia.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Ø Indonesia yang terletak di antara
dua benua dan dua samudra
Ø Indonesia berada pada jalur lalu lintas perdagangan
dunia
Ø Indonesia adalah Negara dengan iklim tropis
Ø Beragamnya tempat-tempat paiwisata yang ada
di Indonesia.
Ø Beragamnya
sumber daya alam yg kurang di eksplor
Ø Beragamnya keaneragaman budaya di
Indonesia
Ø Beraneka ragamnya Flora dan fauna di indonesia
DAFTAR PUSTAKA
http://ipsgampang.blogspot.co.id/2014/12/sumber-daya-alam-strategis-sebagai.html